Selasa, 19 November 2013

Konsep Laba (Profit)



1.     Pengertian Laba
Salah satu sasaran penting bagi organisasi yang berorientasi pada profit (keuntungan) akan menghasilkan laba. Oleh karena itu, jumlah laba yang dihasilkan dapat dipakai sebagai salah satu alat ukur efektivitas perusahaan karena laba merupakan keuntungan yang diterima perusahaan, karena perusahaan telah melakukan pengorbanan untuk kepentingan pihak lain.
Pengertian laba menurut Darsono dan Ari Purwanti (2008 : 177) adalah :
“ Laba ialah prestasi seluruh karyawan dalam suatu perusahaan yang dinyatakan dalam bentuk angka keuangan yaitu selisih positif atara pendapatan dikurangi beban (expenses) ”.
Sedangkan menurut M. Nafarin (2007:788) pengertian laba adalah :
“ Laba adalah perbedaan antara pendapatan dengan keseimbangan biaya-biaya dan pengeluaran untuk periode tertentu”.
Menurut Soemarso (2002:234) laba bersih adalah :
” Laba bersih merupakan selisih lebih semua pendapatan dan keuntungan terhadap semua beban dan kerugian”.
Dari pengertian diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa laba merupakan suatu kelebihan pendapatan atau keuntungan yang layak diterima oleh perusahaan yang bersangkutan setelah melakukan pengorbanan untuk pihak lain.

2.     Jenis-Jenis Laba
Menurut Supriyono (2002:177) mengemukakan bahwa jenis-jenis laba dalam hubungannya dengan perhitungan laba,  yaitu:
1.    Laba kotor
adalah perbedaan antara pendapatan bersih dan penjualan dengan harga pokok penjualan.
2.    Laba dari operasi
adalah selisih antara laba kotor dengan total beban operasi.
3.    Laba bersih
adalah angka terakhir dalam perhitungan laba atau rugi dimana untuk mencarinya laba operasi ditambah pendapatan lain-lain dikurangi dengan beban lain-lain.

3.     Pengklasifikasikan Laba
Laba yang didapat oleh perusahaan berbeda-beda sesuai dengan urutan dan jenisnya. Untuk memudahkan manajemen dalam menentukan laba apakah yang akan dihasilkan oleh perusahaan. Laba yang akan dicapai tersebut digolongkan terlebih dahulu, dikaitkan dengan penetapan pengukuran laba menurut Supriyono (2002 : 178) adalah sebagai berikut:
1.    Laba kotor atas penjualan
merupakan selisih dari penjualan bersih dan harga pokok penjualan. Laba ini dinamakan laba kotor hasil penjualan bersih belum dikurangi dengan beban operasi lainnya untuk periode tertentu.
2.    Laba bersih operasi perusahaan
yaitu laba kotor dikurangi dengan sejumlah biaya penjualan, biaya administrasi dan umum.
3.    Laba bersih sebelum potongan pajak
merupakan pendapatan perusahaan secara keseluruhan sebelum potongan pajak perseroan, yaitu perolehan apabila laba operasi dikurangi atau ditambah dengan selisih pendapatan dan biaya lain-lainnya.
4.    Laba kotor sesudah potongan pajak
yaitu laba bersih setelah ditambah atau dikurangi dengan pendapatan dengan pajak perseroan.

4.     Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laba
Di dalam memperoleh laba diharapkan perusahaan perlu melakukan suatu pertimbangan khusus dalam memperhitungkan laba yang akan di harapkan dengan memperhatikan factor-faktor yang mempengaruhi laba tersebut.
Faktor-faktor yang mempengaruhi laba menurut Mulyadi (2001 : 513), yaitu:
1.    Biaya
Biaya yang timbul dari perolehan atau mengolah suatu produk atau jasa akan mempengaruhi harga jual produk yang bersangkutan.
2.    Harga Jual
Harga jual produk atau jasa akan mempengaruhi besarnya volume penjualan produk atau jasa yang bersangkutan.
3.    Volume Penjualan Dan Produksi
Besarnya volume penjualan berpengaruh terhadap volume produksi produk atau jasa tersebut, selanjutnya volume produksi akan mempengaruhi besar kecilnya biaya produksi. 

5.     Peranan Laba Dalam Perusahaan
              Peranan laba dalam perusahaan menurut M.Nafarin (2007 : 231),  yaitu:
1.    Laba adalah efesiensi usaha setiap perusahaan sekaligus merupakan suatu kekuatan pokok agar perusahaan dapat tetap bertahan untuk jangka pendek dan jangka panjang perusahaan
2.    Laba adalah balas jasa atas dana yang ditanam perusahaan
3.    Laba merupakan salah satu sumber dana usaha perusahaan
4.    Laba merupakan sumber dana jaminan surat para karyawan
5.    Laba merupakan daya tarik bagi pihak ketiga yang ingin menanamkan dananya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar