Selasa, 18 Desember 2012

CHAPTER 1 (Manajemen Starategi)



(Manajemen Strategis)

1.      Apa pengertian manajemen strategis?
Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan manajerial dan tindakan yang menentukan kinerja jangka panjang dari suatu perusahaan. Ini mencakup pemindaian lingkungan (baik eksternal dan internal), perumusan strategi (perencanaan jangka strategis atau panjang), implementasi strategi, dan evaluasi dan kontrol.

2.      Mengapa manajemen strategi diperlukan di perusahaan?
Manajemen strategis perlu diadakan di perusahaan, alasan utamanya adalah sebagai berikut:
a.       Manajemen strategis memb
antu perusahaan melihat lebih dulu ancaman dan peluang di masa depan.
b.      Manajemen strategis menyediakan sasaran yang jelas serta arah untuk masa depan perusahaan (mempertajam visi perusahaan)
c.       Riset dalam manajemen strategis dapat membantu para manajer, dan hal ini kelihatannya mengesankan bahwa perencanaan formal membantu keberhasilan.

3.      bagaimana manajemen strategis bisa berkembang dalam sebuah perusahaan?
manajemen strategis dalam perusahaan akan berkembang melalui empat tahap berikut :
Ø  Tahap 1. Perencanaan keuangan dasar : mencari pengendalian operasional yang lebih baik melalui pemenuhan anggaran
Ø  Tahap 2. Perencanaan berbasis peramalan : mencari perencanaan yang efektif untuk pertumbuhan dengan metode peramalan masa yang akan datang, melebihi dari tahun berikutnya.
Ø  Tahap 3. Perencanaan berorientasi keluar (perencanaan strategis ) : mencari cara untuk meningkatkan respon terhadap pasar dan persaingan dengan mencoba berpikir secara strategis.
Ø  Tahap 4. Manajemen strategis : mencari cara untuk mengelola semua sumber daya guna mengembangkan keunggulan kompetitif dan membantu menciptakan kesuksesan dimasa yang akan datang.

4.      Mengapa keputusan strategis berbeda dari keputusan lain?
Karena keputusan strategis lebih bersifat terarah pada tujuan yang lebih spesifik dan cocok digunakan dalam lingkungan yang kompleks dan sering berubah. Proses pengambilan keputusannya strategi juga lebih bersifat kompleks atau dengan kata lain perlu dilakukan langkah langkah seperti evaluasi, pemeriksaan, pengamatan, dan penganalisaan sehingga dapat dilakukan pengambilan keputusan. Berbeda dengan keputusan lain yg dapat dirasakan rasional atau irrasional dan dapat berdasarkan asumsi lemah.

5.      Dasar model manajemen strategis
Manajemen strategis terdiri dari empat elemen dasar:
a.      Llingkungan scanning
Pemindaian lingkungan adalah pemantauan, evaluasi, dan menyebarkan informasi dari lingkungan eksternal dan internal kepada orang-orang kunci dalam korporasi
b.      Strategi perumusan
Perumusan strategi adalah pengembangan tanaman jangka panjang untuk pengelolaan afektif peluang dan ancaman lingkungan, mengingat kekuatan perusahaan dan kelemahan (SWOT).
c.       Strategi implementasi
Implementasi Strategi adalah suatu proses dimana strategi dan kebijakan yang dimasukkan ke dalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran, dan prosedur.
d.      Evaluasi dan kontrol
evaluasi dan kontrol adalah proses di mana kegiatan perusahaan dan hasil kinerja dimonitor sehingga kinerja aktual dapat dibandingkan dengan kinerja yang diinginkan.

6.      Proses Pengambilan Keputusan Strategis
a.   Mengevalusi hasil kinerja sat ini dalam hal (a) pengambilan investasi (b) misi saat ini, tujuan, strategi dan kebijakan.
b.      Review tata kelola perusahaan  yaitu kinerja dewan direksi perusahaan dan manajemen puncak.
c.       Menganalisis dan menilai lingkunan eksternal untuk menentukan factor-faktor strategis.
d.      Menganalisis dan menilai lingkungan internal perusahaan untuk menentukan factor-faktor strategis seperti kekuatan dan kelemahan.
e.   Menganalisis faktor strategis (SWOT) untuk melihat titik permasalahan,dan meninjau dan merevisi misi perusahaan dan tujuan yang diperlukan.
f.       Menetapkan, mengevaluasi, dan memilih strategi alternatif terbaik 
g.      Menerapkan strategi yang dipilih melalui program, anggaran dan prosedur 
h.  Evaluasi menerapkan strategi melalui sistem umpan balik, dan pengendalian kegiatan untuk memastikan dan meminimumkan penyimpangan dari rencana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar